Definisi Ketahanan Siber (cyber resilience) dan Keamanan Siber (Cyber security) sebaiknya disebutkan masing-masingDefinisi Ketahanan Siber (cyber resilience) dan Keamanan Siber (Cyber security) sebaiknya disebutkan masing-masing.

Misalnya:

¡Cyber resilience refers to an entity’s ability to continuously deliver the intended outcome despite adverse cyber events. Resilience, is the ability to prepare for and adapt to changing conditions and withstand and recover rapidly from disruptions. Cyber resilience focuses on the preventative, detective, and reactive controls in an information technology environment to assess gaps and drive enhancements to the overall security posture of the entity. [Ketahanan siber adalah kemampuan entitas untuk terus memberikan hasil yang diinginkan meskipun terjadi peristiwa yang merugikan di ruang siber. Resiliensi, adalah kemampuan untuk bersiap dan beradaptasi dengan kondisi yang berubah dan bertahan dan pulih dengan cepat dari gangguan. Ketahanan siber berfokus pada kontrol preventif, detektif, dan reaktif dalam lingkungan teknologi informasi untuk menilai kesenjangan dan mendorong peningkatan pada keseluruhan postur keamanan entitas]

¡Cyber security consists of technologies, processes and controls designed to protect systems, networks, programs, devices and data from cyber attacks. Effective cyber security reduces the risk of cyber attacks and protects against the unauthorised exploitation of systems, networks and technologies.[Keamanan siber terdiri dari teknologi, proses dan kontrol yang dirancang untuk melindungi sistem, jaringan, program, perangkat, dan data dari serangan siber. Keamanan siber yang efektif mengurangi risiko serangan dunia maya dan melindungi terhadap eksploitasi sistem, jaringan, dan teknologi yang tidak sah.]

Leave a Reply